Perkembangan Motor atau fisik dapat diartikan sebagai istilah yang menunjuk
pada hal, keadaan, dan kegiatan yang melibatkan otot-otot juga
gerakan-gerakannya. Secara singkat, motor dapat pula dipahami sebagai segala
kedaan yang meningkatkan atau nenghasilkan stimulasi atau rangsangan terhadap
kegiatan-kegiatan organ fisik.
Proses perkembangan fisik anak berlangsung kurang
lebih selama dua dekade (dua dasawarsa) sejak ia lahir. Semburan perkembangan
terjadi pada masa anak menginjak usia remaja antara 12 atau 13 tahun hingga 21
atau 22 tahun. Pada saat perkembangan berlangsung, beberapa bagian jasmani,
seperti kepala, dan otak yang pada waktu dalam rahim berkenbang tidak seimbang.
Tahapan-tahapan perkembangan fisik, antara lain:
a. Tahap oral, umur 0-1 tahun
b. Tahap anal, umur 1-3 tahun
c. Tahap falis, umur 3-5 tahun
d. Tahap latin, umur 5-12 tahun dan
13 tahun
e. Tahap puberitas , umur 12-13 tahun
f. Tahap genital, umur 12 tahun dan
seterusnya
perkembangan kognitif adalah salah satu aspek
perkembangan peserta didik yang berkaitan dengan pengertian (pengetahuan),
yaitu semua proses psikologis yang berkaitan dengan bagaimana individu
mempelajari dan memikirkan lingkungannya.
Tahapan-tahapan perkembangan kognitif, antara lain:
a. Tahap sensory-motor, umur 0-2
tahun
b. Tahap pre-operational,umur 2-7
tahun
c. Tahap concrete-operational, umur
7-11 tahun
d. Tahap formal-operation, umur 11-15
tahun
Perkembangan bahasa siswa adalah perkembangan dimana
seorang anak sudah dapat membedakan berbagai benda disekitarnya serta melihat
hubungan fungsional antara benda-benda tersebut. Disamping itu, penguasaan kosa
kata anak juga meningkat pesat. Anak mengucap kalimat yang makin panjang dan
bagus, menunjukkan panjang pengucapan rata-rata anak telah mulai menyatakan
pendapatnya dengan kalimat majemuk. Pada anak dan balita orang tua seringkali
lupa, bahwa ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi perbedaan setiap anak
diantara:
1.
Faktor biologis dan genetika (keturunan)
2.
Faktor pola asuh
3.
Faktor lingkungan
4.
Faktor pendidikan
5.
Faktor pengalaman (perjalanan dan pengalaman hidup
sehari-hari)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar