Daun
kering bertebaran dimana-mana menutupi
seluruh area tanah disekitar. Hujang yang sangat deras meninggalkan bekas
dimana-mana. Kubangan air kini tercipta dimana-mana. Pagi yang cerah, hembusan
angin pagi menambah dinginnya hawa di pagi hari ini.
Menikmati
beningnya bulir embun pagi yang menumpang di atas dedaunan, birunya langit
dengan hiasan selembar awan putih di ufuk
barat serta ditemani hangatnya sinar sang surya di ufuk timur yang
memberikan semangat yang luar biasa untuk melakukan aktifitas hari ini.
“Dalam
habitat ini kedisiplinan adalah salah satu komunitas yang sangat penting, oleh
karena itu waktu yang ada harusnya kita pergunakan dengan sebaik mungkin”.
Setidaknya itulah salah satu topik yang kami bicarakan di pagi ini. Jadi sebelum
melakukan aktifitas penting, terlebih dahulu harus melakukan persiapan terlrbih
dahulu diantaranya sarapan, mandi, gosok gigi, beres-beres dan menyetrika baju.
Lebih
baik terlambat dikit daripada gak ikut sama sekali, tapi akan lebih baik lagi
kalo gak terlambat sama sekali. “Ayo
teman-teman buruan biar gak telat”. Ada berbagai alasan bagi kami sehingga
memutuskan bahwa lebih baik kalau tidak terlambat sama sekali, salah satunya
adalah malu. Datang lebih awal dari jadwal tidak ada ruginya karena semua kegiatan
yang dilakukan dapat terlaksana dengan baik.
Hingga
sang mentari enggan untuk menunjukkan wajahnya lagi tak ada satu pun
tanda-tanda akan hadirnya sosok pelangi di langit. Jauh di dalam lubuk hati aku
ingin menatapnya, namun itu sudah tidak mungkin. Meskipun hari ini aku tidak
dapat melihatnya aku percaya bahwa akan ada hari lain untuk melihatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar